Minggu, 08 November 2009

Dimana Ada Kemauan, Disitu Ada Jalan

Pak Awan ini adalah sepengal kisah perjuangnanku untuk bisa menikmati bangku kuliah, saya adalah lulusan SMK pada tahun 2001, yang tidak bisa lengsung melanjutkan studi karena bergabai faktor yang salah satu faktor utama adalah faktor ekonomi.
Setelah lulus sekolah menengah saya bekerja selama kurang lebih satu tahum di sebuah toko kelontong, setelah itu pada awal tahun 2002 saya diterima bekerja sebagai tenaga administrasi disuatu instansi di Yogyakarta, tahun 2003 saya bermaksud mengajukan ijin untuk melanjutkan studi kepada pihak manajemen, tapi dengan berbagai alasan terutama alasan kesehatan saya permohonan itu ditolak, saya kecewa tap cita-cita untuk melanjutkan studi tetap tersimpan dan saya yakin suatu saat pasti akan tercapai, tahun 2006 saya memperoleh posisi yang lumayan diinstansi itu, seriring dengan pergantian pimpinan mamajemen saya mencoba lagi untukmengajukan ijin untuk melajutkan studi, diluar dugaan saya ternyata kali ini menejemen meberikan ijin untuk menlanjutkan studi dengan syarat tidak mengganggu jam kerja saya,saat itulah saya memutuskan untuk melanjutkan di UMBY yang saat itu menawarkan kelas weekend ( sabtu,minggu ). Bulan pertama saya mulai menjalani kuliah terasa sangat bahagia, akhirnya saya bisa bekerja sambi kuliah, tapi bulan itu juga saat penerimaan insentif dari instansi saya bekerja ada satu point yang hilang dari slip gaji saya yang nilai nominalnya sangat berarti, setelah saya konfirmasi pihak manajeman menjawab bahwa hal ini terjadi karena saya telah diberhentikan dari posisi saya ( tanpa pemberitahuuan sebelumnya), dan point itu diberikan kepada teman saya yang saat itu diangkat sebagi pejabat sementara..seperti anak kecil yang diambil paksa mainannya tentu saya kecewa, tapi dengan itu saya jadkan cambuk semangat saya dan akan saya tunjukan kepada manajeman bahwa bisa menyelesaikan kuliah saya dengan gaji yang kurang dan saya tetap bisa melajutkan belajar tanpa mengurangi atau mengganggu jam bekerja.
Setelah semester demi semester saya lalui dan dengan tekat dan kesungguhan perjuangan dan dengan ijin ALLAH, sampai saat ini saya bisa menunjukkan kepada manajemen dan orang orang yang tidak yakin akan kemampuan saya, bahwa saya bisa menjalani bekerja sambil kuliah tanpa ada yang dirugikan salah satunya dan tanpa menurunkan kualitas dan kinerja kerja saya.
Satu yang mesti kita ingat temen temen bahwa dimana ada kemauan disitu ada jalan.
“where is a will there is a way “

Tidak ada komentar:

Posting Komentar